Cerita Sex LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 17

Cerita Sex LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 17by adminon.Cerita Sex LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 17LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 17 *Nisa* Ga enak. Ga enak. Ga enak. Aku gak suka kayak gini. Aku mau ketemu Rudi.. “Sayang.. Kok nangis?” “Cepet Pulang. Aku gamau phonesex gini. Gaenak pegang dada sendiri.. Enaknya dipegangin kamu.. Hiks..” “Sayang..jangan nangis dong. Iya aku cepet pulang, cup cup cup udah […]

multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-3 (1)multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-2 multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-3LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 17

*Nisa*

Ga enak. Ga enak. Ga enak. Aku gak suka kayak gini. Aku mau ketemu Rudi..

“Sayang.. Kok nangis?”

“Cepet Pulang. Aku gamau phonesex gini. Gaenak pegang dada sendiri.. Enaknya dipegangin kamu.. Hiks..”

“Sayang..jangan nangis dong. Iya aku cepet pulang, cup cup cup udah ya?”

“Aku tuh kangen sama kamu! Kenapa lama banget sih perginya? Aku tuh kesepian di sini! Bobok sendiri, makan sendiri! ”

Aku gak tahu apa yang bikin aku bicara kayak gitu sama Rudi hingga dia terdiam. Hanya isakanku yang terdengar, kali ini aku benar-benar egois.

“Nisa.. Aku juga kangen sama kamu, aku pengen lihat wajah kamu, peluk kamu, cium kamu. Aku janji bakal cepet beresin kerjaan aku.. Ok?”

“Hm.”

“Kok hm? Marah?

“Ga kok.”

“Yaudah, senyum dong, ”

“Iya.”

“Mana kok senyumnya ga kelihatan?”

“Yaiyalah. Kan di telepon. mana mungkin kelihatan!”

“Haha. Iya deh. Janji ga nangis lagi?”

“Iya.”

“Tuh masih nangis,.kedengeran.”

“Ga kok.”

“Beneer?”

“Beneer Rudiii!”

“Yaudah cium dong,”

“Mmuach,”

“Itu cium dimana sayang?”

“Di.. di bibir?”

“Kok bentar? Lagi dong,”

“Mmmmmuaach,”

“Ya uda sekarang gantian ya aku cium kamu.”

Lho, kok Rudi minta gantian cium?

“Gantian gimana maksudnya?”

“Sekarang gantian aku cium payudara kamu, muuuaaach. hehe, ”

Ih, Rudi mesuum. Duh gimana nih.. Tap.. tapii ga apa-apa deh, aku mau praktekin yang widya bilang. Pertama aku harus godain lewat kalimat nakal. Gimana ya? Aduh malu, masa aku jadi ikutan mesum kaya Rudi.

“Ru-rudi, enaak. Rudi bu-buka baju juga dong,” bener ga ya aku ngomong.. widya kan ngajarinnya gitu.

Dia diem lama, apa aku salah ngomong ya? Widya ga bener nih.

“Aku uda telanjang dari tadi sayang,” Rudi menjawab sambil tertawa. Idiih. Dasar emang suamiku itu.

Kedua, aku harus membayangkan dan merasakan. Sambil merem enak kali ya. Kubayangkan Rudi menciumi seluruh tubuhku.

“Sayang… aku cium lagi yah, hmm, cium sampe basah, ” kata Rudi, kudengar suara kecupannya dekat telingaku berkali-kali. Nafasnya yang berat, ya ampun..aku..aku..

“Aaah,”
Aku merinding dan mendesah tanpa sadar. maluuuu.

mendesah di telepon sama pas lagi maen ehem ehem, ternyata beda.. desahan yang spontan lebih membuatku berani, daripada desahan terencana seperti sekarang..tapi .. aku ..

“Iya sayang, payudara kamu seksi, pegang punya aku Nisa. Iya kaya gitu, enak. Sayang, aku mau cium itu kamu boleh ya?”

“Itu aku apaan?”

Duh, itu yang Rudi maksud apa ya? Jangan-jangan…

“Vagina kamu, yank. Boleh ya? Nih kepala aku uda di paha kamu, aku lagi tiup-tiup.”

Duh, kok aku jadi tiba-tiba lemes gini denger Rudi ngomong mesum. Aku pun mengarahkan tanganku ke bawah.

“Boleh ga yank?” tanya Rudi manja.

“Bo-boleh kok,”

“Asik, aku cium ya. Muuaach,” seiring Rudi berkata, tanganku pun menyentuh bagian bawahku.

“Aaah,” aku mendesah spontan, seluruh tubuhku seperti tersengat listrik.

Rudi kok seru banget ya?.dan aku malah kebawa suasana. Biasanya kalo maen di kasur ga banyak ngomong..Sekarang rasanya beda.

“Nisa aku masukin ya, aku ga ta-”

“Ma..masukin Rudi.. aaah..” entah darimana keberanianku datang, aku mendesah dengan irama yang indah, dan Rudi di sana melakukan hal yang sama.

Author: 

Related Posts